About

test

Saturday, May 28, 2016

MAKALAH DESAIN DAN PELAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS

MAKALAH
DESAIN DAN PELAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS

Disusun Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah          : Studi Kelayakan Bisnis
DosenPengampu   : Ratna Yulianti, SE. MM





 Disusun Oleh :
               Dian Prasetya                                      1320310118   
               Nur Hamid                                          1320310119
               Nurul Amala                                       1320210120
               Milna Saadatun Nisa                           1320310110







     
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS
JURUSAN/PRODI SYARI’AH/MANEJEMEN BISNIS SYARIAH
TAHUN AKADEMIK 2015












BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Saat ini hampir setiap sektor usaha yang didirikan ataupun dikembangkan selalu didahului dengan kegiatan studi kelayakan bisnis. Kesalahan dalam melakukan studi kelayakan  bisnis akan mengakibatkan resiko dan kerugian yang sangat besar. Studi kelayakan bisnis terdiri dari berbagai aspek antara lain, aspek hukum,aspek lingkungan, aspek pasar dan pemasaran, aspek tekhnis dan tekhnologi, aspek manajemen SDM, dan yang terakhir aspek keuangan.
Dalam perjalanannya aspek-aspek tersebut menjadi sebuah acuan dalam memulai suatu proyek atau bisnis bagi usahawan atau pihak investor untuk menganalisis layak atau tidaknya bisnis tersebut akan dijalankan. Ketika memang tersebut memang layak dijalankan maka selanjutnya akan diberlakukannya penulisan laporan studi yang dilakukan, yang nantinya akan diberikan kepada pihak yang memiliki kepentingan didalamnya.

B.     Rumusan Masalah
Dari paparan yang ada pada latar belakang, maka penulis merumuskan masalah sebagai beriku:
    1.      Bagaimana bentuk desain  studi kelayakan bisnis beserta aspe-aspek yang ada didalamnya?
    2.      Bagaiman bentuk penulisan laporan  studi kelayakan bisnis?



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Desain Studi Kelayakan Bisnis
1)      Tujuan
Tujuan dari desain studi kelayakan adalah melihat sejauh mana  proyek mempengaruhi usaha,dengan aspek tersebut kita mengetahui gambaran desain studi kelayakan rencana usaha seperti sumber daya dan sumber dana.Studi kelayakan juga melibatkan konsultan analisis dampak linkungan.
2)      Identifikasi Kesempatan Usaha
Identifikasi kesempatan usaha merupakan fase pertama dalam melakukan. Umumnya tahap-tahap untuk melakukannya sebagai barikut:
a.       Identifikasi
Pada tahap ini sponsor proyek merasa/melihat adanya kesempatan investasi yang mungkin menguntungkan. Pengamatan dilakukan terhadap lingkungan untuk mempekirakan kesempatan dan ancaman dari usaha tersebut.
b.      Perumusan
Merupakan tahap untuk menerjemahkan kesempatan investasi ke dalam suatu rencana proyek yang konkret, dengan faktor-faktor yang penting dijelaskan secara garis besar.
c.       Penilaian
Melakukan analisa dan menilai aspek pasar, teknik, keuangan, dan perekonomian.
d.      Pemilihan
Melakukan pemilihan dengan mengingat segala keterbatasan dan tujuan yang akan dicapai.
e.       Implementasi
Menyelesaikan proyek tersebut dengan tetap berpegang pada anggaran.
            Tahap pertama, yaitu identifikasi kesempatan beusaha, bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai cara:
a.       Mempelajari impor.
b.      Menyelidiki material lokal.
c.       Mempelajarari keterampilan tenaga kerja.
d.      Melakukan study industri
e.       Menerapkan kemajuan teknologi
f.       Mempelajarai hubungan antar-industri
g.      Menilai rencan pembangunan
h.      Melakukan pengamatan ditempat lain[1]
Setelah proses identifikasi kesempatan usaha selesai dilakukan maka selanjutanya adala proses mendesain studi kelayakan bisnis. Berikut desain studi kelayakan:
Bab 1. IKHTISAR / EXECUTIVE SUMMARY
Deskripsi Obyek penelitian; Waktu penelitian, Anggota tim peneliti, Ringkasan hasil studi; dan Rekomendasi hasil studi.

Bab 2. ASPEK PASAR
           Bertujuan untuk mengetahui permintaan terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh proyek.
           Bentuk Pasar: Penjelasan aspek pasar produsen dan konsumen yang dipilih.
           Luas pasar, pertumbuhan permintaan dan mark et share dari proyek terhadap seluruh industri.
           Kondisi persaingan antar produsen dan siklus hidup produk: introduksi, bertumbuh, dewasa, atau menurun.
           Mengukur dan Meramal Permintaan dan Penawaran: Penjelasan kondisi permintaan dan penawaran produk sejenis, baik pada saat ini maupun prediksi masa mendatang. 

Bab 3. ASPEK PEMASARAN
      Adalah kegiatan untuk menjual produk dan menciptakan hubungan jangka panjang (yang saling menguntungkan) dengan pelanggan.
      Menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih (target market).
      Menentukan strategi untuk dapat meraih dan memuaskan pasar.
      Urutan-urutan penulisannya:
1.        Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen: Penjelasan mengenai sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen terhadap produk  sejenis saat ini.
2.        Segmentasi-Target-Posisi di Pasar: Segmentasi Pasar, Target Pasar dan stratetegi positioning untuk menguasai target pasar.
3.        Situasi persaingan di lingkungan industri: Penjelasan situas i persaingan antar perusahaan yang memproduksi produk sejenis dengan produk yang akan diproduksi perusahaan di pasar yang dipilih. 
4.        Manajemen Pemasaran (Bauran pemasaran): Bagaimana kebijakan bauran pemasaran yang akan dilaksanakan.

Bab 4. ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI
       Menentukan strategi dan teknologi produksi/operasi yang akan dipilih: kapasitas produksi, jenis teknologi yang dipakai, pemakaian peralatan dan mesin, lokasi, dan tata-letak pabrik yang paling menguntungkan.
       Urutan-urutannya:
1.         Pemilihan strategi produksi.
2.         Pemilihan dan perencanaan produk yang akan diproduksi.
3.         Rencana kualitas.
4.         Pemilihan teknologi.
5.         Rencana kapasitas produksi.
6.         Perencanaan letak pabrik.
7.         Perencanaan tata letak (layout).
8.         Perencanaan jumlah produksi.
9.         Manajemen Persediaan.
10.     Pengawasan kualitas produk
.
Bab 5. ASPEK MANAJEMEN
           Menentukan manajemen baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek: pihak perencana, pelaksana manajerial, koordinasi dan pengawasan, bentuk badan usaha, struktur-organisasi. 
           Urutan-urutannya:

A. Pembangunan Proyek: 
1.         Perencanaan kegiatan, waktu, SDM, keuangan dan produk.
2.         Pengorganisasian, termasuk struktur, bentuk dan prestasi organisasi.
3.         Pengarahan dan motivasi, termasuk kepemimpinan.
4.         Pengendalian, termasuk penentuan  sistem pengendalian yang efektif.

B. Operasionalisasi Proyek
1.        Perencanaan kegiatan, waktu, SDM, keuangan dan produk.
2.        Pengorganisasian, termasuk strukt ur, bentuk dan prestasi organisasi.
3.        Pengarahan dan motivasi, termasuk kepemimpinan.
4.        Pengendalian, termasuk penentuan  sistem pengendalian yang efektif.


Bab 6. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
·         Menentukan peran SDM baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek: jenis pekerjaan, spesifikasi pekerjaan, cara rekrutmen, lama bekerja, cara bekerja,  dan pengembangan SDM. 
·         Menjelaskan kajian terhadap sepuluh t ahapan Manajemen SDM bagi dua kegiatan utama proyek, yakni pembangunan proyek dan operasionalisasinya.
·         Urutan-urutannya:
1.      Perencanaan SDM
2.      Analisis pekerjaan
3.      Rekrutmen, seleksi dan orientasi
4.      Produktivitas
5.      Pelatihan dan pengembangan
6.      Prestasi kerja
7.      Kompensasi
8.      Perencanaan karir
9.      Keselamatan dan kesehatan kerja
10.  Pemberhentian

BAB 7. ASPEK EKONOMI, SOSIAL, DAN POLITIK
Menjelaskan Pengaruh bagiamana kondisi lingkungan perekonomian, sosial dan politik daerah dan negara diperkirakan  akan mempengaruhi rencana proyek, begitu pula sebaliknya, bagaimana pengaruh proyek terhadap perekonomian,  sosial dan politik daerah dan negara.

A.    Aspek Ekonomi (Sisi Rencana Pembangunan Nasional/Daerah, Distribusi, Nilai Tambah, Investasi per tenaga kerja, 
1.      Pengaruh Lingkungan Ekonomi terhadap Proyek
2.      Pengaruh Proyek terhadap Lingkungan Ekonomi
B.     Aspek Sosial
1.    Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Proyek
2.    Pengaruh Proyek terhadap Lingkungan Sosial
C.     Aspek Lingkungan Alam
1.    Pengaruh Lingkungan Alam terhadap Proyek
2.    Pengaruh Proyek terhadap Lingkungan Alam (AMDAL)
D.    Aspek Politik
1.    Pengaruh Lingkungan Politik terhadap Proyek
2.    Pengaruh Proyek terhadap Lingkungan Politik

BAB 8. ASPEK KEUANGAN
            Menentukan pengaturan rencana keuangan: penghitungan perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan, struktur pembiayaan yang paling menguntungkan, analisa keuangan kemampulabaan, aliran kas, dsb. 
            Urutan-urutannya:

A. Kebutuhan Dana dan Sumber Dana
B. Biaya Modal (Cost of Capital)
1.    Biaya Hutang
2.    Biaya Modal Sendiri
C.  Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis)
D. Kelayakan Finansial Proyek
1.    Proyeksi Kemampulabaan (Projected Income Statement)
2.    Proyeksi Aliran Kas (Projected Cashflow)
3.    Benefit-Cost Ratio
4.    Internal Rate of Return
5.    Analisa kelayakan finansial lainnya[2]

B.     Laporan Studi Kelayakan Bisnis
Setelah proses desain dan analisis data pada dalam studi kelayakan bisnis selesai, langkah beikutnya adalah menysusun laporan studi kelayakan bisnis untuk disajikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Laporan studi kelayakan bisnis harus tertulis dan dibuat dengan sistematis dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Laporan studi kelayakan bisnis harus dapat menunjukkan dengan tegas manfaat studi kelayakan bisnis bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Bagi investor, studi kelayakan bisnis harus mampu menunjukkan kebutuhan  investasi dan  proyeksi tingkat pengembalian  sebagai dasar untuk memutuskan ikut tidaknya menanamkan modal dalam bisnis tersebut. Bagi kreditur, studi kelayakan bisnis harus mampu menunjukkan struktur modal dan besarnya kebutuhan kredit serta besarnya besarnya resiko bisnis yang mungkin timbul sebagai dasar untuk memutuskan apakah akan  memberikan kredit atau tidak. Bagi pemerintah, studi kelayakan bisnis harus mampu memberikan informasi tentang dampak positif dan dampak negatif bisnis bagi masyarakat, sebagai dasar bagi pemerintah untuk memberikan atau menolak sebuah izin investasi bisnis. Bagi manajemen, studi kelayakan bisnis harus mampu memberikan informasi kebutuhan investasi dan tingkat pengembalian serta prospek bisnis yang akan datang sebagai dasar pertimbangan bagi manajemen untuk merealisasikan ide bisnis tersebut atau tidak. [3]
Dalam penulisan laporan studi kelayakan bisnis terdapat bagian-bagian, dimana bagian-bagian tersebut pada prinsipnya sama dengan bagian laporan penelitian pada umumnya. Namun, karena studi kelayakan bisnis terdiri dari beberapa aspek maka sering kali setiap aspek dalam laporan studi kelayakan bisnis dibahas dalam satu  bab tersendiri sehingga jumlah bab dalam laporan studi kelayakan bisnis seringkali lebih banyak dibnadingkan dengan laporan penelitian pada umumnya. Laporan studi kelayakan bisnis secara umum dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu:
1.      Bagian awal
Sampul
Halaman daftar isi
Halaman daftar tabel (jika ada)
Halaman daftar gambar (jika ada)
Halaman daftar singkatan (jika ada)
Halaman daftar lampiran (jika ada)
2.      Bagian utama
I.           Ikhtisar
Berisi tentang latar belakang bisnis dan hasil analisis setiap aspek kelayakan bisnis beserta kesimpulan dan saran secara singkat.
II.        Latar belakang bisnis
A.    Alasan dibangunya bisnis
B.     Kondisi industri
III.     Aspek hukum
A.    Analisis kesesuaian bisnis dengan hukum
B.     Analisis kemampuan memenuhi perizinan
C.     Analisis badan usaha
D.    Analisis profil pemilik
E.     Kesimpulan analisis aspek hukum
IV.     Aspek lingkungan
A.    Analisis lingkungan operasional
B.     Analisis lingkungan dekat
C.     Analisis lingkungan jauh
D.    Kesimpulan analisis aspek lingkungan
V.        Aspek pasar dan pemasaran
A.    Analisis potensi pasar
B.     Analisis persaingan
C.     Analisis market share
D.    Analisis strategi pemasaran untuk mencapai market share
E.     Kesimpulan analisis aspek pasar dan pemasaran
VI.     Aspek teknis dan teknologi
A.    Analisis lokasi bisnis
B.     Analisis luas produksi
C.     Analisis layout pabrik
D.    Analisis kesiapan teknologi
E.     Kesimpulan analisis aspek teknis dan teknologi
VII.  Aspek manajemen dan sumber daya manusia
A.    Analisis penjadwalan proyek
B.     Analisis kebutuhan tenaga kerja
C.     Analisis kemampuan memenuhi kebutuhan tenaga kerja
D.    Analisis rencana struktur organisasi
E.     Kesimpulan kelayakan aspek manajemen dan sumber daya manusia
VIII.                   Aspek keuangan
A.    Analisis kebutuhan investasi
B.     Analisis kebutuhan modal kerja
C.     Analisis biaya operasional
D.    Analisis struktur permodalan
E.     Analisis rasio kelayakan keuangan
F.      Kesimpulan analisis aspek keuangan
IX.     Kesimpulan dan rekomendasi
1.      Kesimpulan
2.      Rekomendasi
3.      Bagian akhir
Daftar pustaka
Lampiran

Selain format laporan tersebut, sering kali laporan studi kelayakan bisnis dibuat dalam format yang ringkas, dengan analisis tiap aspek dimasukkan ke dalam satu bab tersendiri sehingga format laporan menjadi sebagai berikut:
I.          Ikhtisar
II.       Latar belakang bisnis
III.    Analisis kelayakan bisnis
A.    Analisis aspek hukum
B.     Analisis aspek lingkungan
C.     Analisis aspek pasar dan pemasaran
D.    Analisis aspek teknis dan teknologi
E.     Analisi aspek manajemen dan sumber daya manusia
F.      Analisis keuangan
IV.    Kesimpulan dan rekomendasi
A.    Kesimpulan
B.     Rekomendasi
Daftar pustaka
Lampiran
Jika studi kelayakan dilakukan untuk mengmbangkan usaha atau membuka cabang baru maka uraian tentang kondisi atau profil perusahaan perlu ditampilkan dalam laporan studi kelayakan sehingga format laporan studi kelayakan bisnis dapat di modifikasi menjadi seperti berikut:
I.          Ikhtisar
II.       Latar belakang bisnis
III.    Profil perusahaan
A.    Nama dan alamat perusahaan
B.     Profil pemilik
C.     Sejarah dan perkembangan perusahaan
IV.    Analisis kelayakan bisnis
A.    Analisis aspek hukum
B.     Analisis aspek lingkungan
C.     Analisis aspek pasar dan pemasaran
D.    Analisis aspek teknis dan teknologi
E.     Analisi aspek manajemen dan sumber daya manusia
F.      Analisis keuangan
V.       Kesimpulan dan rekomendasi
A.    Kesimpulan
B.     Rekomendasi
Daftar pustaka
Lampiran[4]




BAB III
PENUTUP
A.    Simpulan
      Identifikasi kesempatan usaha bisa dilakukan dengan berbagai cara: mempelajari impor, menyelidiki material lokal, mempelari keterampilan tenaga kerja, melakukan studi industri, menerapkan kemajuan teknologi, mempelajari hubungan antar industri, menilai rencana pembangunan, dan mekukan pengamatan ditempat lain.
      Aspek yang dinilai adalah aspek-aspek dan ditulis dalam desain studi kelayakan bisnis adalah  Ikhtisar / Executive Summary, Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Teknologi, Aspek Pemasaran , Aspek Manajemen ,Aspek Sumber Daya Manusia, Aspek Ekonomi, Sosial, Dan Politik, dan Aspek Keuangan.
      Laporan studi kelayakan bisnis harus tertulis dan dibuat dengan sistematis dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Dalam laporan studi kelayakan bisnis setidaknya ada 4 bagian utama, yakni: ikhtisar, keadaan/profil pengusul proyek, analisa masing-masing aspek serta kesimpulan dan saran, ditambah dengan lampiran yang memperjelas laporan.

B.     Penutup
Demikian paper ini kami buat. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan dan pembahasan paper ini kami mohon maaf. Kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan untuk lebih baiknya paper yang kami buat selanjutnya. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.



DAFTAR PUSTAKA

Husnan Suad, Suwarsono Muhammad. Studi Kelayakan Proyek Edisi Keempat. UPP AMP YKPN. Yogyakarta. 2000. Hlm. 14-16
Rubianto. Paper Evaluasi Proyek
Suliyanto. Studi Kelayakan Bisnis. ANDI. Yogyakarta. 2010.




[1] Suad Husnan, Suwarsono Muhammad, Studi Kelayakan Proyek Edisi Keempat, UPP AMP YKPN, Yogyakarta, 2000. Hlm. 14-16
[2] Rubianto, Paper Evaluasi Proyek, hlm. 4-6
[3] Suliyanto, Studi Kelayakan Bisnis, ANDI, Yogyakarta, 2010, hlm. 247
[4] Ibid, hlm 248-251

8 comments:

  1. Great article with excellent idea!Thank you for such a valuable article. I really appreciate for this great information.. please visit my blog. thx
    Poker77
    Judi Poker Online
    Kiu Kiu Poker
    Poker Texas Boyaa
    Club poker88
    domino338
    slot777

    ReplyDelete
  2. I really appreciate this wonderful post that you have provided for us. I assure this would be beneficial for most of the people. thank you for sharing information
    Joker88 Slot
    Sbobet777
    sbobet mobile indonesia
    joker388
    idn play
    Poker QiuQiu
    sbobet88

    ReplyDelete
  3. Thanks for taking the time to discuss this, I feel strongly about it and love learning more on this topic. If possible, as you gain expertise, would you mind updating your blog with more information? It is extremely helpful for me.
    Joker777
    sbobet388
    Sbobet888
    Situs Sbobet
    sbobet338
    sbobet888

    ReplyDelete
  4. https://pokerjenius.net/ adalah tempat bermain game online paling seruh, buruan gabung

    ReplyDelete
  5. BBQ1688 the All-New Trusted Site Play live Visit BBQ1688.com now We provide a Sports Betting, Slot Online Casino, Fish Hunter & More. Enjoy our 120% First Deposit Starter Pack. Get 120% welcome bonus up to RM1200 in Sportbook, live casino and slots.

    MAXBOOK55
    EVA1118
    BBQ1688

    ReplyDelete
  6. FREE COINS? DON'T MIND IF I DO!

    Did we mention that playing 918kiss online casino slot machines is FREE? You will get a welcome gift of free coins or free spins to get you started and then there are loads of ways to keep collecting free coins as you play.

    CLICK HERE GET FREE

    ReplyDelete
  7. Bapak Pedro melalui pedroloanss@gmail.com
    Whatsapp +393510140339 menyetujui pinjaman bisnis yang saya gunakan untuk memperluas proyek agro saya dengan tingkat pengembalian tahunan 2%. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pedro dan tim kerjanya karena telah membantu saya dengan pinjaman sebesar 970.000,00 Euro.

    ReplyDelete